Posted by: samuel4121994 | August 24, 2008

Kristen dan Agama yang Lain

Apakah kita adalah seorang Kristen yang sungguh ? Apakah kita orang Kristen yang sudah membawa jiwa untuk menerima Yesus Kristus sebagai juruselamat ? Jika kita belum mengajak orang untuk percaya kepada Yesus Kristus apakah kita hanya berdiam diri saja ? Sekarang kita dapat tertawa tetapi seharusnya kita menangis jika besok Tuhan datang menghukum kita karena kita tidak ikut dalam pekerjaan Tuhan. Banyak orang yang suka ikut kebaktian kesembuhan, undian, menonton penyanyi-penyanyi dari televisi atau penyanyi-penyanyi yang terkenal. Tetapi kita hanya perlu Firman Tuhan karena iman datang daripada mendengar firman yang diwahyukan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada nabi di Perjanjian Lama dan kepada rasul di Perjanjian Baru sehingga Firman Tuhan akan berada selama-lamanya bumi dan langit akan lenyap tetapi Firman Tuhan tidak akan lenyap.
Semua agama tidak sama, tidak ada pendiri agama yang mengatakan agamanya sama dengan agama yang lain. Yesus Kristus datang ke dalam dunia untuk melampaui segala agama. Ada 5 persamaan agama : Semua agama percaya ada dosa, Semua agama percaya ada jalan keluar dari dosa, semua agama percaya Kita harus berbuat baik / bermoral, Semua agama percaya setelah mati tidak selesai jika mati selesai itu namanya bukan agama karena apa bedanya saat hidup di dunia jujur atau tidak bermoral atau tidak, dan Semua agama percaya mengetahui pasti ada kekuasaan yang lebih besar dari manusia tetapi belum tentu Allah, contoh : Agama Buddha seperti di setiap dalam diri manusia ada Buddha dan dia hormat tidak ada Allah dan berusaha membersihkan diri untuk mencapai nirwana. Semua agama berbeda seperti ada yang mengatakan tidak menikah itu baik, ada yang mengatakan menikah itu baik tetapi satu cukup, dan juga ada yang mengatakan menikah itu baik tetapi boleh empat. Jadi, semua agama berbeda tetapi ada persamaannya. Orang Kristen percaya ada Allah dan Allah yang tertinggi dari seluruh allah. Apakah kita tidak percaya Allah karena tidak melihat ? Allah adalah Allah yang tidak bias dilihat dengan mata, Allah yang tidak mungkin dilihat oleh manusia, salah orang yang mengatakan saya tidak percaya Allah karena saya tidak pernah melihat Allah, seperti kamu tidak pernah melihat listrik, angin, nenek moyang, karena listrik ada di dalam kabel dan berjalan 1 detik 300.000 kilometer tidak mungkin kau melihat itu, dan apakah ada yang pernah melihat bumi mengelilingi matahari dan ada yang mengatakan yang saya tidak lihat berarti tidak ada dan yang saya lihat ada berarti matamu yang menentukan ekstitansi, mata kita dapat melihat yang bersifat materi tetapi yang tidak bersifat materi kita tidak dapat melihatnya.Kita setuju demokrasi, HAM, kemerdekaan, kebebasan beragama ini semua tidak dapat dilihat bukan ? Ini semua tidak dapat dilihat tetapi ada. Jika kita berkata kita tidak dapat melihat Allah karena kita tidak melihatNya, jika kita berkata seperti itu berarti kita sudah mengikat diri kita sendiri karena ada hal-hal yang tidak dapat dilihat tetapi ada, karena Allah bukanlah materi, tetapi Allah menciptakan materi, Allah menciptakan alam semesta tetapi Allah bukan alam semesta. Itu tidak benar jika kita berkata kita tidak melihat Allah karena Allah menciptakan segala sesuatu diluar segala sesuatu dan kita tidak dapat menemukan Allah didalam segala sesuatu karena Allah lebih besar dari segala sesuatu. Dunia diciptakan oleh Allah dan Allah lebih dahulu dari dunia dan kita mencari Allah, Allah melampaui segala sesuatu dan ini adalah Allah yang sejati. allah yang bisa dilihat adalah allah yang palsu, karena allah yang bisa dilihat adalah allah yang terbatas dengan materi. Jikalau allah dari mana dan mana dari mana maka allah lebih kecil dari mana dan tidak mungkin ia tidak terbatas dan allah dari sana ke sini maka allah adalah terbatas dan sana, sini dan mana dari Allah, karena Allah tidak mungkin keluar dari yang terbatas, terus ada yang berkata kapan ada allah, tetapi Allah ada kapan, karena Allah tidak terbatas, karena Allah menciptakan ruang waktu dan segala sesuatu. Manusia terbatas dan disatukan dalam dua wadah dan kita berjalan dan tidak mungkin keluar dari wadah itu, manusia tidak mungkin lahir, mati tidak ada kota, waktu, dll. Yang menciptakan waktu, tempat adalah Tuhan, setelah Tuhan menciptakan waktu maka sejarah mulailah dan setelah Tuhan menciptakan tempat maka ruang mulailah, menciptakan segala sesuatu dan setelah waktu selesai maka Tuahn akan menghakimi. Seperti orang yang menyembah patung, patung adalah ilah palsu yang diciptakan oleh manusia yang sendirinya diciptakan oleh Tuhan. Kita telah memutar balikkan segala orde karena kita tidak mengerti Firman. Manusia tidak boleh mengganti segala sesuatu menjadi allah karena Allah menciptakan manusia lebih tinggi dari segala sesuatu. Allah yang hidup adalah Allah yang esa, Allah yang kekal, Allah yang tidak terbatas, Allah yang melampaui waktu, Allah yang melampaui ruang, Allah yang tidak tergantung Allah yang tidak berada dan tidak tergeser dan tidak tergantung di dalam ruang dan waktu seperti orang yang memfoto tidak ada di dalam foto karena dia memfoto semua di luar semua dan semua dan masuk ke dalam kamera dan dia memgang kameranya. Kita harus kembali kepada alkitab, dan Tuhan sendiri menolak segala ajaran dunia. Yang dibikin Tuhan beres, yang dibikin manusia tidak beres, manusia makin maju semakin hancur. Mazmur 114 mengatakan orang yang tidak mengakui adanya Allah adalah orang bebal. Orang atheis adalah orang yang penghancur dunia, Joseph Stalin yang ditaktor bertahun – tahun yang komunismenya atheismenya sangat kental selalu didampingi oleh dua ajudannya dan saat menemui kapel dia menyuruh dua ajudannya berhenti dan diam dan dia masuk menutup pintunya, lalu ajudannya sempat melihat di lubang pintu dia berlutut dan tenang sebentar dan keluar apakah ia atheis ? Mao Zhedong sebelum meninggal dunia pernah mengatakan kepada seorang wartawan Amerika mengatakan 2 kali sebentar lagi aku akan bertemu dengan allah apakah ia seorang atheis ? Saat akhir hidup Mao Zhedong ia tidak dapat lagi mempertahankan atheismenya dia percaya bahwa Allah ada. Percaya ada Allah lebih masuk akal daripada percaya tidak ada Allah. Membuktikan Allah itu ada tidak mudah tetapi orang atheis TIDAK DAPAT membuktikan Allah itu tidak ada. Orang kharismatik itu membius orang menjadi kristen tidak karu-karuan karena Tuhan yang sejati adalah Tuhan yang tidak dapat dimain-mainkan. Kembalilah kepada Tuhan, percaya dan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai juruselamat.


Leave a response

Your response:

Categories