Kembali ke era kegelapan dari mikroprosesor, dimana pengembangan software dilakukan secara eksklusif dengan bahasa assembly yang spesifik dari divais tertentu. Bahasa assembly ini menggunakan mnemonic sebagai pengganti dari kode numerik bahasa mesin. Untuk menuliskan 0×12 0×07 0xA4 0×8F yang akan memerintahkan chip untuk memasukkan sebuah nilai ke sebuah lokasi memori, kita dapat menuliskannya demikian dengan bahasa assembly: MOV 22, MYBUFFER+7. Program assembler akan menerjemahkan perintah tersebut ke dalam kode mesin. Saya pernah menulis kode dalam bahasa mesin sewaktu kuliah dulu, dan percayalah saat saya mengatakan bahwa bahasa assembly merupakan langkah maju dalam upaya meningkatkan produktivitas. Namun, bahasa assembly untuk sebuah piranti terikat dengan piranti tersebut. Sulit untuk menjadi mahir di dalam bahasa assembly karena ketika mikrokontroler yang dimaksud kadaluarsa atau hilang dari pasaran, maka apa yang kita pelajari pun menjadi mubazir. Bahasa assembly merupakan bahasa dengan tujuan tertentu yang hanya bekerja pada chip tertentu. Bila kita menguasai bahasa assembly untuk chip Motorola, tidak secara otomatis kita akan menguasai bahasa assembly untuk chip Zilog. Bagaimana dengan bahasa tingkat tinggi? Seperti Bahasa C misalnya? Bahasa tingkat tinggi umumnya dikembangkan untuk tujuan umum, untuk pemakain secara luas. Bahasa C merupakan salah satu bahasa tingkat tinggi yang banyak diminati. Sekali kita belajar C, kita dapat berpindah dengan mudah diantara keluarga mikrokontroler, menulis software dengan lebih cepat dan kode yang dibuat lebih mudah dimengerti dan di-maintain. Namun harus dicatat, mikrokontroler yang dimaksud harus memiliki C compiler yang ditulis untuknya. Dengan kata lain, kita bisa membuat program dalam bahasa C untuk mikrokontroler AVR, bila tersedia C compiler untuk AVR. Saat ini, tidak sulit mencari C compiler untuk mikrokontroler yang beredar di pasaran, walaupun harus sedikit menunggu untuk chip-chip keluaran terbaru. Satu produk C Compiler open source untuk mikrokontroler AVR, yang cukup banyak diminati, adalah WinAVR, yang dapat diunduh dari http://sourceforge.net/projects/winavr. WinAVR dapat diadaptasikan ke dalam AVR Studio IDE yang memiliki GCC plug-in.
Posted by: samuel4121994 | February 3, 2009
Pemrograman Mikrokontroler dengan Bahasa C
Posted in Mikrokontroler dan Robotika, Pendidikan, Pendidikan ICT, Teknologi | Tags: Bandung, Belajar Memprogram Mikrokontroler, Belajar Mikrokontroler, Kursus memprogram mikrokontroler, Kursus Mikrokontroler, kursus pemrograman mikrokontroler, memprogram mikrokontroler dengan bahasa c, Pelatihan Mikrokontroler, Pemrograman Mikrokontroler, pemrograman mikrokontroler dengan assembly, pemrograman mikrokontroler dengan Bahasa C, pemrograman mikrokontroler PIC, pemrograman mikrokontroler PIC dengan Bahasa C

mas leh mnta cntoh program bhsa pmgramn untuk menghbung lcd, keypad ke mikrokntroler
By: rahman on June 5, 2009
at 2:08 pm
Mau tanya. compiler ato simulator untuk bahasa pemrograman C apa???
By: cah7x_jogja on December 29, 2010
at 4:34 pm